Minggu, 08 Februari 2009

Gelombang dan Optik


Merupakan Kumpulan Materi Kuliah Gelombang dan Optik

Gelombang Optik

4 SKS

Dosen:

1. Dr. Andhy Setiawan, S.Pd., M.Si.

2. Lina Aviyanti, S.Pd., M.Si.

Sumber Buku:

Drs. Taufik Ramlan Ramalis, M.Si.



Pendahuluan

Agung Riyadi
Fisika 2005
Universitas Negeri Jakarta

Dalam Sehari – hari mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengarkan istilah, frekuensi Radio, 102.5 FM (Artinya : 102.5 Mhz) atau frekuensi pada Handphone 3.2 Ghz. Namun, apakah kita mengetahui, bilangan – bilangan tersebut berfungsi sebagai apa, dan bagaimana mekanisame frekuensi tersebut dalam membantu kita menggunakan alat – alat elektronik tersebut. Mari kita pelajari sama – sama .

Bermula pada perumusan persamaan gelombang yang diprakarsai oleh FOURIER, atau yang di awali dengan deret Fourier. (Kurang lebih 200 tahun yang lalu). Kemudian dikembnagkan oleh Marconi dengan pesawat radio buatanya. Sebuah Suara dapat dikirimkan langsung jarak jauh, tanpa perantara pipa ataupun selubung.

Sebagaimana telah kita ketahui sebelumnya, bahwa Frekuensi suara yang dapat di dengar manusia berkisar antara 20 – 20.000 Hertz. Banyak orang beranggapan bahwa, diatas frekuensi 20.000 Hertz, telinga kita akan pecah dan argument – argument lain yang tidak masuk akal. Seekor lumba – lumba dapat mengeluarkan suara dengan frekuensi lebih dari 20.000 Hertz, dan dengan suara ini lumba – lumba tersebut dapat berkomunikasi di dalam laut dengan jarak yang cukup jauh. Coba bayangkan, jika anda berbicara dengan teman anda di dalam air, saya yakin walaupun jarak anda 1 meter, anda tidak dapat mendengarkan suara teman anda.

Kehebatan inilah, yang dapat kita pelajari dari teknik Modulasi gelombang ini. Agar suara kita dapat di dengar dari jarak jauh, maka frekuensi kita harus sangatlah besar.




In electronics, modulation is the process of varying one or more properties of high frequency periodic waveform, called the carrier signal, with respect to a modulating signal. This is done in a similar fashion as a musician may modulate the tone from a musical instrument by varying itsvolume, timing and pitch. The three key parameters of a periodic waveform are its amplitude ("volume"), its phase ("timing") and its frequency("pitch"), all of which can be modified in accordance with a low frequency signal to obtain the modulated signal. Typically a high-frequency sinusoidwaveform is used as carrier signal, but a square wave pulse train may also occur.


In telecommunications, modulation is the process of conveying a message signal, for example a digital bit stream or an analog audio signal, inside another signal that can be physically transmitted. Modulation of a sine waveform is used in view to transform a baseband message signal to a passband signal, for example a radio-frequency signal (RF signal). In radio communications, cable TV systems or the public switched telephone network for instance, electrical signals can only be transferred over a limited passband frequency spectrum, with specific (non-zero) lower and upper cutoff frequencies. Modulating a sine wave carrier makes it possible to keep the frequency content of the transferred signal as close as possible to the centre frequency (typically the carrier frequency) of the passband.


In music synthesizers, modulation may be used to synthesise waveforms with a desired overtone spectrum. In this case the carrier frequency is typically in the same order or much lower than the modulating waveform. See for example frequency modulation synthesis or ring modulation.


A device that performs modulation is known as a modulator and a device that performs the inverse operation of modulation is known as ademodulator (sometimes detector or demod). A device that can do both operations is a modem (short for "Modulator-Demodulator").



Passband modulation techniques
Analog modulation
AM · SSB · QAM · FM · PM · SM
Digital modulation
FSK · ASK · OOK · PSK · QAM
MSK · CPM · PPM · TCM
OFDM · SC-FDE
Spread spectrum
CSS · DSSS · FHSS · THSS
See also: Demodulation, modem,

line coding, PAM, PWM, PCM


















Disusun Oleh:

Arip Nurahman
&
Kawan-kawan

Pendidikan Fisika, FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia
&
Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University, Cambridge. U.S.A.

Terima Kasih Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar: