Tampilkan postingan dengan label Elektronika Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika Dasar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Juli 2008

Elektronika Dasar

Oleh:

Arip Nurahman

Pendidikan Fisika, FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia.
&
Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University, Cambridge. USA.



Pengenalan Laboratorium Elektronika Dasar




PANDUAN MENGIKUTI PRAKTIKUM LABORATORIUM DASAR

TEKNIK ELEKTRO di ITB

1. KELENGKAPAN
Setiap praktikan wajib berpakaian lengkap, mengenakan celana panjang/ rok, kemeja dan mengenakan sepatu. Praktikan wajib membawa kelengkapan berikut:
• Modul praktikum
• Buku Catatan Laboratorium (BCL)
• Alat tulis (Kalkulator, Laptop jika diperlukan)
• Name tag
• Kartu Praktikum

2. PERSIAPAN

2.a. Sebelum Praktikum
• Membaca dan memahami isi modul praktikum
• Mengerjakan hal-hal yang dapat dikerjakan sebelum praktikum dilaksanakan, misalnya mengerjakan soal perhitungan, menyalin source code, mengisi Kartu Praktikum dll.
• Mengerjakan Tugas Pendahuluan
• Mengisi daftar hadir
• Mengambil kunci loker dan melengkapi administrasi peminjaman kunci loker (dengan menukar kartu identitas: KTM/ SIM/ KTP)

2.b. Selama Praktikum
• Baca terlebih dahulu Panduan Umum Keselamatan dan Penggunaan Peralatan Laboratorium
• Perhatikan dan kerjakan setiap percobaan dengan waktu sebaik-baiknya, diawali dengan kehadiran praktikan secara tepat waktu
• Kumpulkan Kartu Praktikum pada asisten
• Dokumentasikan pada BCL (lihat Petunjuk Penggunaan BCL) tentang hal-hal penting terkait percobaan yang sedang dilakukan

2.c. Setelah Praktikum
• Pastikan BCL telah ditandatangani oleh asisten
• Kembalikan kunci loker dan melengkapi administrasi pengembalian kunci loker (pastikan kartu identitasnya diperoleh kembali)
• Kerjakan laporan (lihat Panduan Penulisan Laporan)
• Kumpulkan laporan pada lemari (sesuai nama asistennya) di RuangTU Lab Dasar. Waktu pengumpulan paling lambat jam 16.30, setiap hari kerja berikutnya setelah praktikum dilaksanakan.




5. PERGANTIAN JADWAL

5.a. Kasus Biasa
• Pertukaran jadwal hanya dapat dilakukan per kelompok dangan modul yang sama
• Isi Form Pergantian Jadwal, lalu tunjukkan pada asisten yang bersangkutan, Kordas yang bersangkutan atau TU Lab. Dasar untuk ditandatangani
• Serahkan Form Pergantian Jadwal yang sudah ditandatangani tadi pada asisten saat praktikum

5.b. Kasus Sakit atau Urusan Mendesak Pribadi Lainnya
• Isi Form Surat Ijin Masuk untuk mendapatkan jadwal pengganti dengan melampirkan surat keterangan dokter (bagi yang sakit) atau surat terkait lainnya
• Form Pergantian Jadwal diserahkan pada TU Lab. Dasar
• Praktikan yang bersangkutan sebelum kesempatan jadwal praktikum selanjutnya harus meminta jadwal praktikum pengganti ke Kordas praktikum terkait

5.c. Kasus "KEPENTINGAN MASSAL"
• ”Kepentingan massal” terjadi jika ada lebih dari 1/3 rombongan praktikan yang tidak dapat melaksanakan praktikum pada satu hari yang sama karena alasan yang terkait kegiatan akademis
• Isi Form Pergantian Jadwal dan serahkan pada TU Lab. Dasar secepatnya. Jadwal praktikum pengganti satu hari itu akan ditentukan kemudian oleh Kordas praktikum yang bersangkutan

6. SANKSI
• Pengabaian aturan-aturan di atas dapat dikenakan sanksi pengguguran nilai praktikum terkait.
• Baca Buku Panduan Peraturan Lab Dasar berikut.



Electronic circuit simulation uses mathematical models to replicate the behavior of an actual electronic device or circuit. Simulation software allows for modeling of circuit operation and is an invaluable analysis tool. Due to its highly accurate modeling capability, manyColleges and Universities use this type of software for the teaching of electronics technician and electronics engineering programs. Electronics simulation software engages the user by integrating them into the learning experience. These kinds of interactions actively engage learners to analyze, synthesize, organize, and evaluate content and result in learners constructing their own knowledge[1].

Simulating a circuit’s behavior before actually building it can greatly improve design efficiency by making faulty designs known as such, and providing insight into the behavior of electronics circuit designs. In particular, for integrated circuits, the tooling (photomasks) is expensive,breadboards are impractical, and probing the behavior of internal signals is extremely difficult. Therefore almost all IC design relies heavily on simulation. The most well known analog simulator is SPICE. Probably the best known digital simulators are those based on Verilog andVHDL.

Some electronics simulators integrate a schematic editor, a simulation engine, and on-screen waveforms (see Figure 1), and make “what-if” scenarios easy and instant. They also typically contain extensive model and device libraries. These models typically include IC specifictransistor models such as BSIM, generic components such as resistors, capacitors, inductors and transformers, user defined models (such as controlled current and voltage sources, or models in Verilog-A or VHDL-AMS). Printed circuit board (PCB) design requires specific models as well, such as transmission lines for the traces and IBIS models for driving and receiving electronics.






Digital circuits

Digital circuits are electric circuits based on a number of discrete voltage levels. Digital circuits are the most common physical representation of Boolean algebra and are the basis of all digital computers. To most engineers, the terms "digital circuit", "digital system" and "logic" are interchangeable in the context of digital circuits. Most digital circuits use a binary system with two voltage levels labeled "0" and "1". Often logic "0" will be a lower voltage and referred to as "Low" while logic "1" is referred to as "High". However, some systems use the reverse definition ("0" is "High") or are current based. Ternary (with three states) logic has been studied, and some prototype computers made.Computers, electronic clocks, and programmable logic controllers (used to control industrial processes) are constructed of digital circuits.Digital Signal Processors are another example.

Building-blocks:

Highly integrated devices:





References

  1. ^ http://e-articles.info/e/a/title/Disadvantages-and-Advantages-of-Simulations-in-Online-Education/
  2. ^ Mengue and Vignat,jjj Entry in the University of Marne, at Vallee
  3. ^ P. Fishwick, Entry in the University of Florida
  4. ^ J. Pedro and N. Carvalho, Entry in the Universidade de Aveiro, Portugal
  5. ^ L. Walken and M. Bruckner, Event-Driven Multimodal Technology
  6. ^ P. Pejovic, D. Maksimovic, A new algorithm for simulation of power electronic systems using piecewise-linear device models
  7. ^ J. Allmeling, W. Hammer, PLECS piece-wise linear electrical circuit simulation for Simulink


External links



Sources:

Wikipedia

Sabtu, 19 Juli 2008

Elektronika Dasar

ELEKTRONIKA DASAR

Sumber:

1. Prof. Sutrisno, M.Sc., Ph.D.

(University of California at Berkley. Lecturer Electro & Instrumentation at ITB, Bandung)

2. Edy Supriana & Sentot Kusairi (Universitas Negeri Malang)

3. Bpk. Aminudin, M.Si. (Pendidikan Fisika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia)

4. Purwanto Fadjar HM, M.Si. (Fisika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia)

5. Agus Danawan, M.Si. (Fisika, FPMIPA, Universitas Pedidikan Indonesia)

6. Yuyu Rachmat Tayubi, M.Si. (Fisika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia)

Added and Edited by:

1. Arip Nuraman

Department of Physics Education at Indonesia University of Education

&

Follower Open Courseware at MIT & Harvard University, Cambridge. M.A., U.S.A.

2. Agus Haruman, S.T. (Electro & Instrumentation at Gajah Mada University)

3. Itam Kistamaji, S.Si

Almamater, Padjajaran University, Candidate of Master in Electronic Digital Device

at ITB, Bandung.

Physics Teacher at International Senior High School 1, Banjar City. West Java, Indonesia.

4. Eka Kadarisman & Hite Elperado

(Electronic Department at Indonesia University of Education)

Dibantu Oleh:

1.

2.

3.

4.

5.



Alat-alat elektronik sudah populer dikalangan masyarakat, sehingga pengetahuan dan kemampuan elektonika pun perlu dikembangkan. Untuk memahami dan mengembangkan elektonika diperlukan pengertian tentang dasar-dasar elektonika yang meliputi rangkaian elektronika dan prinsip kerja masing-masing komponen dalam rangkaian.

Bab I: Listrik Arus Searah

a. Introduction

Dalam era teknologi seperti yang tengah kita alami, elektronika memegang peranan amat penting. Di dalam rumah tangga kita, elektonik muncul dalam bentuk alat-alat hiburan seperti perekam kaset audio video, computer, laptop, gadget, dan lain-lain. Siaran Radio, Televisi, Telepon dan Internet memegang peranan amat penting dalam komunikasi massa, maupun komunikasi perorangan.

Oleh:

Jayadin Ahmad

Bab I Konsep Dasar Elektronika ……………………………………………………………….
1.1 Resistor ……………………………………………………………………………….
1.2 Kapasitor ……………………………………………………………………………….
1.3 Macam-macam Elemen Sumber Listrik Arus Searah ……………………………...
1.4 Komponen Semi-konduktor ……………………………………………………...
1.5 Diode ……………………………………………………………………………...
Bab II Transistor ……………………………………………………………………………...
2.1 Pengertian Transistor ……………………………………………………………...
2.2 Kelas Penguat ……………………………………………………………………...
2.3 Penguat Betingkat ……………………………………………………………………...
2.4 Bias Transistor ……………………………………………………………………...
2.5 Coupling pada transistor ……………………………………………………………...
2.6 Konfigurasi Transistor ……………………………………………………………...
2.7 Aplikasi Transistor ……………………………………………………………...
Bab III Multivibrator ……………………………………………………………………………...
3.1 ASTABLE MV ……………………………………………………………………...
3.2 MONOSTABLE MV ……………………………………………………………...
3.3 BISTABLE MV ……………………………………………………………………...
3.4 SCHMITT TRIGGER ……………………………………………………………...
Bab IV Amplifier ……………………………………………………………………………...
4.1 Penguat Depan ……………………………………………………………………...
4.2 Penguat Tengah ……………………………………………………………………...
4.3 Penguat Akhir ……………………………………………………………………...
Bab V Op-Amp ……………………………………………………………………………...
5.1 Karakteristik OP-AMP ……………………………………………………………...
5.2 Rangkaian Dasar OP-AMP ……………………………………………………...
5.3 Summing Circuit ……………………………………………………………………...
5.4 Filter Aktif ……………………………………………………………………...
5.5 Signal Generator dan Detector ……………………………………………………...

KONSEP DASAR ELEKTRONIKA

Materi :

1. Dasar Elektro Statiska
2. Dasar Accumulator
3. Komponen Pasif


a. Resistor
b. Kapasitor
c. Induktor


4. Hukum Kelistrikan
a. AC
b. DC

5. Dasar Mesin Listrik AC dan DC

6. Teori Atom dan Molekul

7. Sifat dan Macam Bahan Penghantar dan Isolator

8. Karakteristik dan Penggunaan Komponen Semi-konduktor

Jumat, 18 Juli 2008

Elektronika

Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/teknik elektronika dan instrumentasi.

Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika ini biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices). Contoh peralatan/ piranti elektronik ini: Tabung Sinar Katoda (Cathode Ray Tube, CRT), radio, TV, perekam kaset, perekam kaset video (VCR), perekam VCD, perekam DVD, kamera video, kamera digital, komputer pribadi desk-top, komputer Laptop, PDA (komputer saku), robot, smart card, dll.

Komponen pasif

Komponen aktif

Sensor dan aktuator elektromekanik


Rangkaian analog pembangkit frekuensi dari Hitachi J100

Sirkuit Analog

Sirkuit Digital

(DL, RTL, RTL, DTL, TTL, ECL, CMOS, NMOS, HMOS)

Alat ukur voltmeter digital yang sedang mengukur rangkaian prototaip nya

Alat ukur


Further reading


External links


Sources:

Wikipedia


Disusun Ulang Oleh:

Arip Nurahman

Pendidikan Fisika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia

&

Folower Open Course Ware at MIT-Harvard, Cambridge, U.S.A.

Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih